Minggu, 17 April 2011

Semangkuk Candil di Sumedang



Ketika bungsu jatuh cinta
Semua jadi repot dibuatnya
Begitu banyak yang dia pertanyakan
Dan tak kalah banyaknya yang dia takutkan
Semua sayang padanya,,
Melebihi apapun di dunia ini
Tapi dia ingin mencari kasih sayang yang lain
Menuju proses pendewasaan katanya

Kami pun trsenyum kecil padanya
Dan berkata dengan candaan
Nanti kamu terluka setelah mendapat kasih sayang itu,,,
Percaya deh,,
Tapi kami tak menahannya saat dia berlari meninggalkan perkataan kami
Dalam pikirannya berbeda
Aku sudah dewasa,,
Butuh cinta,, bukan Cuma kasih sayang

Kami biarkan dia mencari
Tak pulang sekalipun tak apa-apa
Kami tahu wataknya
Tak menunda sesuatu walau sampai larut
Tapi kami cemas saat tahu dia menemukan cintanya
Kami tidak bisa mengembalikannya
Sampai dia lelah dan kembali membawa cintanya

Dengan candaan riang dia bersiul masuk sangkarnya
Berisyaratkan siulannya penuh luka
Tapi dia pandai bercerita
Mengubur sedih dalam matanya
Sang bungsu memang sudah dewasa
Dia pandai merangkai tawa dibalik dukanya

Bungsu kami telah kembali
Yang dia butuhkan ternyata memang kami,,,,



14.32

Antara Tahu dan Pilu


Sumedang Bertahu


Kutatap mawar di tangan seorang gadis di seberang sana
Persis mawar yang pernah menusuk jariku
Aku menatap miris kehadapannya
Namun tak kuberitahukan yang sebenarnya
Aku takut salah mengira,,
Aku takut menyingkirkannya dari jari lentik gadis itu,,

Mungkin saja salah,,
Tapi bisa jadi benar,,
Itu mawar yang sama
Tapi jari kami berbeda
Disana terlingkar cincin perak
Sedangkan padaku tidak

Aku tak mempedulikan itu
Yang ku amati adalah duri sang mawar itu
Tampak lebih banyak, namun pendek
Sedangkan punyaku berduri sedikit namun besar
Dy tak mati walaupun daritadi tangannya tertusuk duri halus itu
Mungkin hanya terasa seperti semut

Tapi aku,,,
Tertusuk satu namun berbekas begitu lama
Sampai2 aku tak mau memegang mawar lagi
Walaupun aku suka,,

Aku Belum Sembuh


Kita Sembunyi Saja,,, (KSS)


Saat satu bulan hanya menyediakan 28 hari
Maka aku gunakan satu hari setiap minggu untuk melihatmu
Tidak 24 jam aku gunakan semuanya
Mungkin hanya dua menit aku sanggup melihatmu

Namun dalam satu tahun yang kau punya
Mungkin tak satu hari pun kau gunakan untuk melihatku
Bahkan tak sedetik pun kau buang untuk sekedar menengok padaku

Begitulah kisah pemuja rahasia

POEM when Bear feel "Hungry",,,,


Ingatan sang bulan


Purnama,,
Kau dititipkan oleh matahari untuk menyinari bumi di saat malam,,
Karena katanya walau matahari tak ada, namun asalkan ada kamu sama saja,,
Aku takut pada matahari,Purnama,,,

Saat dy menatapku garang dan tajam
Menuduhku menyia-nyiakan hari padahal aku bisa
Dy tak pernah menyembunyikanku dari hari yang berat
Aku tertekan karena dy,Purnama,,

Aku ingat betul,,
Saat dy mengambil kekasihku
Saat itu matahari sedang diatas kepala
Padahal kau lah yang mempertemukan aku dan kekasihku itu,,
Iya kan Purnama?!

Saat itu kau baru saja menyembul dari balik awan gelap pukul tujuh,,
Kau mengiringi kami sampai cupid datang pada pukul sepuluh
Manis sekali,,
Tak terlupakan,,

Tapi bagaimana dengan temanmu yang satu itu,,

Sang matahari,,
Yang merasa dirinya jagoan karena terangnya!
Yang merasa dirinya gagah karena teriknya!
Yang selalu menyoroti kesetiaanku pada kekasihku,,!

Aku pikir dy membakarku untuk terus bersemangat menanti kekasihku
Aku pikir dy mengeringkan tangisanku saat kau hadir hanya memberikanku keheningan tadi malam
Aku pikir dy yang menghangatkanku saat kekasihku menitipkan salamnya kepada embun,,

Tapi lihat,Purnama!!!
Dy yg menghancurkanku.,!!
Merobek hati ku dengan sadisnya!!

Dy tunjuk kekasihku untuk menyakitiku hari itu..
Dy bakar jiwa lembut kekasihku untuk membentak ku
dy panaskan hatiku yang galau karena ketidaktahuan ku

Tak tahukah dy betapa hancurnya perasaanku kala itu
Menyaksikan semua kebodohanku di cermin
Yang terpantul oleh terik sinarnya,,
Sehingga mataku merasa luka juga
Dy menyorotku seolah tertawa,,
Dan berteriak,,
Makan tuh cinta!

Tak ada gunanya kau tangisi itu,,duhai dara!
Aku tak lagi mengeringkan air matamu saat ini
aku takkan mendinginkan perasaan mu,,
aku tak akan memutar balik hari kemarin lagi,,
Namun aku berusaha menampar sumber air matamu itu
Agar kering,,
sehingga kau tak lagi menangisi dy lg,,,
( mungkin dalam hatinya berkata seperti itu,,)




050808,,21.58
,,yg tak seharusnya diingat lagi,,









Mendelisme Bicara Pada Keluarga Abdul Kodir :)


Ku lihat kerutan wajahmu mengisyaratkan separuh abad 10 tahun usiamu,,(iklan serum anti-aging itu menipuuu!)
Kutikula mu menebal,,entah apakah tidak ber-ploriferasi lagi atau tidak..
Rambutmu putih memudar,seperti terbiaskan oleh keletihan senyummu..
Senyum khas ketika induk melihat anaknya pulang..

Pak,,Bapak Abdul Kodir,, sekujur tubuhmu pekat oleh radiasi matahari,,tapi kau tetap ganteng dan keren,,
Gagahnya tubuhmu mengartikan betapa banyak nya hormon androgen yang kau miliki,,
Tinggi 177 cm,benar2 sosok yang ”raksasa”..
Lensa mata mu tampak gradiasi cokelat-biru,,persisi mata nenek..

Fenotipe yang diturunkan dari nenek benar2 tidak kau bagi dengan anak mu ini,,
Lensa mataku biasa saja,,kadang cokelat kalau terbias sinar matahari saja,,

Tapi terimaksih ya pak,karena telah mewariskan tubuh tinggi semampai yang membuatku kerepotan kalau masuk kamar mandi,,(pintu kamar madi pendekk banget pak,,plissss dehhhh!)
Tinngi 170 cm bagi seorang wanita adalah layak menjadi model,,benar2 warisan hereditas yang sangat aku syukuri Pak,,
J J J


Mah,,mamah Eem Suhaemah,,garis aging di wajahmu tak membinasakan dahsyatnya kecantikan mu,,

Mantan  ”cheerleader” team voli era 60-an benar2 terbaca dari eloknya tubuhmu di usia 60 tahun ini,,
Pengalaman menampar bola dan pompom benar2 mamah hayati hingga sekarang,
Mamah jago namparin pan*at anaknya kalo bandel,,(sumpaahhh!! Nyut2an 7 hari ga ilang2),,

Bakat pompom muncul pada anakmu ini mah,,JUARA TEREAK 5 MIL..(ckckckck)
Memang dalam hal hormon tiroksin mungkin mamah kalah jauh dibanding bapak,,
Tinggi mamah Cuma 160 cm..
Tapi itu semampai loohh mahh,,dibanding ibu2 yang ”LEBAR” itu,,
*maap kalo ada yg tersinggung*

Filial 1 yang mamah hasilkan dari persilangan gamet dengan bapak menghasilkan 4 keturunan yang lucu2,,

Persis bayi beruang,, (GEDE BANGET)

..Sri Hendrayani: kakak perempuan satu2nya,,gedenya bukan maenn,,maen nya bukan gede.. ckckckck... entah kenapa dia dipanggil ”NYAI”,,(panggilan orang sunda-artinya ”neng”). Tinggi badan 150-an cm,,berat ** kg (sensorrr),,hahahahaa.. dia kakak terdekat dengan ku,,tempat curhat,,keluh kesah tentang cinta maupun DANA,,(sama pentingnya)

hahahhaa.. hobi banget ke metoss,,gatau knapa,,sekedar beli bredline atau pijat refleksi oceng-an 15 menit (ituloohhh,,,kursi geter2).,seorang enjahit dan designer baju kelas ”bandeng” di Tanahtinggi Mansion,,tajirrr lumayan.,,J  oya,,kakak q ini bersilangan dengan TEGUH WAHYUDI keturunan Blitar tulenn,,sehingga muncullah tuh si SARWO BIMO WAHYUDI n LINTANG SUKMANA WAHYUDI..*gak usah dibahas dehh 2 curut ini mahh,,ngeselliiin bgt anaknya!! Apalagi si bimo tuhhh,,,*uups* ahhhhhaaaaa


...Ujang supriyadi,,kakak laki2 yg bener2 mnunjukkan ke-SUNDA-an keluarga kami,,dilihat dari namaya aja orang dah bisa nilai,,kami keluarga blasteran GARUT-GARUT- istilahnya persilangan monohibrid. Hmmmm...seandainya aja lo terlahir dengan nama Mohammad Syahdan Al-Kodri,,pasti kita dikira turunan Abdul kodirrr tulen,,hihihiii,, tinggi badan sejajar sama bapak,,kira2 177 an cm,,tapi GENDUTNYA BUKAN MAEEEENNN,,,apalagi sejak nikahh,,punya anak segede gajah jugaa tuh,,NASYWA NUR MUTHIA (biasa dipanggil ”Bones”,,bocah ngenessss Brebessss..hahahaa),,kakak kedua ini bersilangan dengan jenk DENIASIH turunan brebes,,sehingga dengan mudahnya menghasilkan anak beruang segede bonesss,,
*Fyi: kakak iparr q yang ini ( Denisasih) mirip banget NITA THALIA,,artis dangdut..hahahaa semookk bgt jaman muda’y dulu,,

....AAT SUPRIYATNA,,duuhhh makin keciri bgt kalo gw keluarga SUNDA,,ciri khas orang sunda tuh pengulangan nama,,misalnya Ani Surani Nurani,,Nana Sukarna,,Aat supriyatna,,OH god! Hahahahaa,,, akak laki2 ini yang paling deket sama gw,,beda umurnya 6 thn,,jadi lumayan sering bareng dari jaman kecil dulu. AAT SUPRIYATNA LULUSAN PESANTREN ASSHADIQIYAH yang hobi nge-Band di pondok sana,,Gak heran kalo tiap mingggu emak gw dipanggil Kyai ke pesanter,guna menangani si anak band ini,,hhuuuuhhhh,,bener2 daaahhh!
J dia bersilangan dengan IDA FARIDA (hheeeyyy,,jangan kepikiran aktris utama fil ”Misteri Gunung Merapi” loohh,,ini beda,,orang beneran)
hahhaahhahaa,,,,turunan Jakarta-surabaya (udh kya jdwal pesawat ja!). menghasilkan keturunan M.FATHI FARHAT n Zahra KURNIA PUTRI FARHAT..*konon,,arti nama FARHAT = FARIDA- (h)AAT..haahahhaaaaa..

...the last,,beatuful one,,NOVIANI UTAMI,,yg paling sexi,,hahahahha,titik
*ga mau ngebahas byk ttg gw mah,,mgkin udh pada tau..(berasa tenar)
hahahaha,,

yg masih gw pelajari dalam runutan silsilah keluarga ini adalah..
1.       kami keturunan sunda tulen
2.     kakak gw 3 itu,,mendapatkan jodoh lintas budaya,,(diluar sunda maksunya)  yaitu Jawa semuaaa *BLITAR,,BREBES,,SURABAYA*
3.     Apakah yg terjadi dengan silsilah jodoh gw??? Apakah dominant mengikuti sejarah mamah-bapak (sama2 sunda) atau sebrang budaya juga (selain sunda) atau mungkin dengan orang BELANDA,,hahahahaa.. itu misteriii yg menyeramkan noopppii,, J