Ingatan sang bulan
Purnama,,
Kau dititipkan oleh matahari untuk menyinari bumi di saat malam,,
Karena katanya walau matahari tak ada, namun asalkan ada kamu sama saja,,
Aku takut pada matahari,Purnama,,,
Saat dy menatapku garang dan tajam
Menuduhku menyia-nyiakan hari padahal aku bisa
Dy tak pernah menyembunyikanku dari hari yang berat
Aku tertekan karena dy,Purnama,,
Aku ingat betul,,
Saat dy mengambil kekasihku
Saat itu matahari sedang diatas kepala
Padahal kau lah yang mempertemukan aku dan kekasihku itu,,
Iya kan Purnama?!
Saat itu kau baru saja menyembul dari balik awan gelap pukul tujuh,,
Kau mengiringi kami sampai cupid datang pada pukul sepuluh
Manis sekali,,
Tak terlupakan,,
Tapi bagaimana dengan temanmu yang satu itu,,
Sang matahari,,
Yang merasa dirinya jagoan karena terangnya!
Yang merasa dirinya gagah karena teriknya!
Yang selalu menyoroti kesetiaanku pada kekasihku,,!
Aku pikir dy membakarku untuk terus bersemangat menanti kekasihku
Aku pikir dy mengeringkan tangisanku saat kau hadir hanya memberikanku keheningan tadi malam
Aku pikir dy yang menghangatkanku saat kekasihku menitipkan salamnya kepada embun,,
Tapi lihat,Purnama!!!
Dy yg menghancurkanku.,!!
Merobek hati ku dengan sadisnya!!
Dy tunjuk kekasihku untuk menyakitiku hari itu..
Dy bakar jiwa lembut kekasihku untuk membentak ku
dy panaskan hatiku yang galau karena ketidaktahuan ku
Tak tahukah dy betapa hancurnya perasaanku kala itu
Menyaksikan semua kebodohanku di cermin
Yang terpantul oleh terik sinarnya,,
Sehingga mataku merasa luka juga
Dy menyorotku seolah tertawa,,
Dan berteriak,,
Makan tuh cinta!
Tak ada gunanya kau tangisi itu,,duhai dara!
Aku tak lagi mengeringkan air matamu saat ini
aku takkan mendinginkan perasaan mu,,
aku tak akan memutar balik hari kemarin lagi,,
Namun aku berusaha menampar sumber air matamu itu
Agar kering,,
sehingga kau tak lagi menangisi dy lg,,,
( mungkin dalam hatinya berkata seperti itu,,)
050808,,21.58
,,yg tak seharusnya diingat lagi,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar